
Penghitungan surat suara di wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Tokyo, Jepang telah selesai dilaksanakan. Rekapitulasi pemilu dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 di Balai Indonesia, Sekolah Republik Indonesia Tokyo, Meguro, Tokyo.
Pada kegiatan tersebut, diketahui bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin mendapatkan suara sebesar 5.955 suara diikuti oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dengan 3.534 suara, demikian dikutip dari rilis resmi PPLN Tokyo
Selain itu, untuk suara pemilu legislatif, PKS dan PDIP menjadi peraih suara tertinggi di wilayah kerja PPLN Tokyo dengan suara sebesar 1.869 dan 1.727.
Penghitungan dimulai pukul 08.00 dengan pembukaan dan pemilahan amplop pelayanan pemungutan suara melalui pos.
Selanjutnya proses penghitungan suara dilakukan bersamaan dengan waktu penghitungan di dalam negeri.
Masyarakat dapat menyaksikan penghitungan suara pemilu di Balai Indonesia pada waktu dimaksud.
Pemungutan Suara di Tokyo Sampai Malam
Pemilihan Umum 2019 (Pemilu) di Tokyo dilaksanakan pada tanggal 14 April 2019 di Balai Indonesia Tokyo pada pukul 08.00–19.00.
Pembukaan TPSLN (TPS Luar Negeri) dimulai dengan pengambilan sumpah KPPSLN (KPPS Luar Negeri) yang disaksikan oleh PPLN, Panwaslu dan saksi-saksi, baik dari calon Presiden/Wakil Presiden maupun dari partai.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan, tim keamanan dikoordinasikan oleh Atase Pertahanan dibantu para staf KBRI Tokyo, Kepolisian RI dan pihak Kepolisian Jepang.
Para calon pemilih terlihat mulai membuat antrian sejak pukul 07.30 dan semakin banyak berdatangan sampai pukul 18.00, sehingga penutupan gerbang lokasi TPSLN yang semula direncanakan pukul 18.00 diundur menjadi pukul 19.00.
Namun panitia tetap memberikan pelayanan bagi yang sudah mengantri sampai selesai. Pemilih terakhir tercatat menyalurkan hak suaranya pukul 22.42.
Antusiasme WNI Tinggi
Pemilu di Tokyo mendapat antusias yang tinggi dari WNI yang terlihat dari antrian panjang calon pemilih sejak pagi sampai malam.
Tercatat jumlah pemilih yang menyalurkan surat suaranya tercatat sebanyak 1.937 pemilih dari 2.222 calon pemilih.
Dengan demikian, persentase partisipasi pemilu mencapai 87,17%. Dari sisi partisipasi dan jumlah pemilih, ini merupakan catatan tertinggi dalam pemilu di Tokyo.
Jokowi - Ma'ruf Dulang 93,7 Persen Suara pada Pemilu 2019 di Kamboja
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf unggul 3.018 suara atau 93,7 persen dari total surat suara sah (3.220 surat suara), menurut rekapitulasi penghitungan akhir pada Pemilu RI 2019 di Kamboja.
Sementara Paslon 02 Prabowo-Sandi memperoleh 202 suara (6.3 persen) berdasarkan, berdasarkan keterangan tertulis dari KBRI Phnom Penh yang dilansir Antara, Jumat (19/4/2019).
Sementara itu, dari 3.095 Surat Suara (SS) Legislatif yang sah, hasil perhitungan suara partai politik di antaranya adalah PDIP: 56,3 persen (1.743 SS); PSI: 21,7 persen (673 SS); Nasdem: 4,2 persen (129 SS); Gerindra: 4,1 persen (127 SS); dan Golkar: 3 persen (92 SS).
Pasca Pesta Rakyat tanggal 13 April 2019 lalu, keseruan Pesta Demokrasi berlanjut dengan penghitungan Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) serta DPR RI pada 17 April 2019 oleh PPLN Phnom Penh dan KPPSLN pada semua titik TPS dan KSK di Kamboja bertempat di KBRI Phnom Penh.
Antusiasme masyarakat Indonesia masih terlihat dari kehadiran mereka saat penghitungan suara yang berlangsung dari Pukul 13.00 hingga 22.00 waktu setempat. Penghitungan surat suara berlangsung aman, lancar dan tertib.
Pemilu RI Serentak tahun 2019 di Kamboja diselenggarakan di 5 titik, yaitu di TPSLN-001 Phnom Penh, KSK-001 Bavet, KSK-002 Chrey Thom, KSK-003 Poipet (termasuk Siem Reap), dan KSK-004 Sihanoukville.
Terdapat partisipasi 3.251 pemilih di Kamboja atau 98.2 persen dari ketersediaan surat suara (3.310 Surat Suara).
Angka ini meningkat dua kali lipat lebih dari partisipasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 di Kamboja yaitu sekitar 1.100 pemilih.
Jokowi-Ma'ruf Mendominasi Perolehan Suara di Ibu Kota Filipina
Pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, dilaporkan mendominasi perolehan suara dalam pemilu yang diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila, Filipina.
Proses perhitungan suara di dua Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) Manila dimulai pada Rabu, 17 April 2019 pukul 14.00 waktu setempat.
Bertempat di KBRI Manila, penghitungan suara pemilu ini disaksikan oleh masyarakat Indonesia di ibu kota Filipina dan sekitarnya, serta staf diplomatik dan keluarganya.
Dalam siaran resmi PPLN Manila yang diterima oleh Liputan6.com pada Kamis (18/4/2019), hadir pula saksi dari Partai Golkar, Kashim Nema, yang membawa Surat Mandat dari DPP Golkar.
Jumlah warga negara Indonesia yang mengikuti pemilu oleh PPLN Manila tercatat mencapai 1.254 orang, yang tersebar di dua lokasi TPSLN.
Paslon nomor urut satu meraih 1.163 suara, berbanding jauh dengan perolehan paslon nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, sebanyak 91 suara.

0 komentar:
Posting Komentar